Young Disciples International
Berita — 14 September 2026

Bible Study YD Indonesia: Bertumbuh dalam Kebenaran Firman Tuhan melalui Roma 1 dan 3

Pada 14 September 2026, YD Indonesia mengadakan Bible Study bersama Brother Mico Pratama, mendalami Roma 1 dan 3 serta pertumbuhan dalam kasih karunia dan kebenaran Injil.

Brother Mico Pratama mengikuti Bible Study YD Indonesia

Pada hari Senin, 14 September 2026, YD Indonesia kembali mengadakan persekutuan Bible Study yang dihadiri oleh Brother Mico Pratama. Sebelumnya, Brother Mico telah mengikuti Bible Study untuk pertama kalinya bersama Ps. Joseph, dan kini ia kembali bergabung untuk terus bertumbuh dalam kebenaran firman Tuhan.

Dalam sesi kali ini, peserta diajak untuk mendalami Kitab Roma pasal 1 dan 3. Sebelum masuk ke pembahasan utama, leader YD Indonesia mengulas kembali Roma 2 yang telah dipelajari dalam Bible Study sebelumnya untuk menyambungkan konteks pembelajaran.

Mengawali pembahasan dari Roma 1, firman Tuhan memperkenalkan Paulus sebagai “hamba Kristus Yesus.” Hal ini menunjukkan bahwa hidupnya bukan lagi milik dirinya sendiri, melainkan sepenuhnya menjadi milik Kristus dan dipanggil untuk memberitakan Injil Allah.

Sebagai rasul, Paulus tidak melihat pelayanannya sebagai pilihan pribadi, tetapi sebagai panggilan dan tanggung jawab yang dipercayakan Tuhan kepadanya. Karena itu, ketika ia mengatakan bahwa dirinya “berhutang” kepada orang Yunani maupun bukan Yunani, kepada orang terpelajar maupun tidak terpelajar, Paulus menyadari bahwa kasih karunia dan Injil yang telah diterimanya merupakan sesuatu yang harus dibagikan kepada semua orang.

Paulus ingin memberitakan Injil juga kepada jemaat di Roma, sekalipun Roma merupakan tempat yang penuh tantangan dan perlawanan. Ia tidak malu terhadap Injil karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, dan di dalamnya dinyatakan kebenaran Allah yang diterima dari iman kepada iman.

Mengulas kembali pemahaman dari Roma 2 sebelum masuk ke Roma 3, diingatkan bahwa masalah dosa tidak hanya dimiliki oleh bangsa-bangsa bukan Yahudi, tetapi juga oleh orang Yahudi yang memiliki hukum Taurat. Memiliki hukum, bersunat, atau mengetahui kehendak Allah tidak otomatis membuat seseorang benar apabila kehidupannya sendiri tidak sesuai dengan apa yang diajarkannya.

Dengan demikian, Paulus menghancurkan kebanggaan manusia terhadap identitas agama dan perbuatan lahiriah, karena Allah melihat hati dan menilai setiap orang dengan adil.

Dari sini, Roma 3 melanjutkan kesimpulan bahwa baik orang Yahudi maupun Yunani sama-sama berada di bawah kuasa dosa. Tidak ada seorang pun yang dapat membenarkan dirinya melalui hukum Taurat.

Namun, keadaan ini tidak berakhir dalam keputusasaan. Kebenaran Allah dinyatakan melalui iman dalam Yesus Kristus: semua orang telah berdosa dan kehilangan kemuliaan Allah, tetapi dibenarkan dengan cuma-cuma oleh kasih karunia melalui penebusan dalam Kristus dan darah-Nya.

Refleksi Brother Mico

Melalui pembelajaran firman Tuhan hari ini, saya menyadari bahwa keselamatan dan pembenaran di hadapan Tuhan semata-mata adalah anugerah yang cuma-cuma, bukan karena kehebatan atau ketaatan lahiriah kita. Mengingat bahwa tidak ada seorang pun yang luput dari dosa, hal ini menghancurkan segala kesombongan rohani saya dan menyadarkan saya untuk terus bersyukur atas kasih karunia melalui darah Kristus. Sama seperti teladan Paulus yang menyadari posisinya sebagai hamba yang “berhutang”, saya pun rindu agar hidup ini tidak lagi berpusat pada diri sendiri, melainkan memiliki keberanian untuk membagikan Injil tanpa rasa malu di tengah dunia yang penuh tantangan ini.

Pokok Doa untuk Brother Mico

1. Pertumbuhan ImanBerdoa agar Brother Mico senantiasa diberikan hati yang haus akan firman Tuhan, terus bertumbuh dalam pengenalan akan Kristus setelah pengalaman Bible Study-nya, dan hidup sepenuhnya sebagai “hamba Kristus Yesus” yang taat.

2. Keberanian Memberitakan InjilMemohon penyertaan Roh Kudus agar Mico memiliki keberanian dan tidak malu terhadap Injil, serta dimampukan untuk membagikan kasih karunia yang telah diterimanya kepada orang-orang di sekitarnya.

3. Kerendahan HatiBerdoa agar Mico selalu dilindungi dari kesombongan rohani, terus menyadari bahwa kebenarannya hanya didapat melalui kasih karunia Kristus semata, dan senantiasa hidup berkenan di hadapan Tuhan yang melihat kedalaman hati.

Sekelompok kecil teman Young Disciples bersama di luar ruangan saat matahari terbenam

Matius 28:19

“Pembaruan berikutnya bisa tentang komunitas yang Anda mulai.”
Mulai Belajar Alkitab